Visi, Misi, dan TATA NILAI

VISI, MISI, dan TATA NILAI

VISI

“Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang Andal, Profesional, Inovatif, dan Berintegritas dalam Pelayanan Kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk Mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”

 

MISI

  1. Membentuk Peraturan Perundang-Undangan yang Berkualitas dan Melindungi Kepentingan Nasiona
  2. Menyelenggarakan Pelayanan Publik di Bidang Hukum yang Berkualitas
  3. Mendukung Penegakan Hukum di Bidang Kekayaan Intelektual, Keimigrasian, Administrasi Hukum Umum, dan Pemasyarakatan yang Bebas Dari Korupsi, Bermartabat, dan Terpercaya
  4. Melaksanakan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia yang Berkelanjutan
  5. Melaksanakan Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat6. Ikut Serta Menjaga Stabilitas Keamanan Melalui Peran Keimigrasian dan Pemasyarakatan
  6. Ikut Serta Menjaga Stabilitas Keamanan Melalui Peran Keimigrasian dan Pemasyarakatan
  7. Melaksanakan Tata Laksana Pemerintahan yang Baik Melalui Reformasi Birokrasi dan Kelembagaan

 

TATA NILAI

Kementerian Hukum dan HAM menjunjung tinggi tata nilai kami "P-A-S-T-I"

    1. Profesional : Sikap yang mengacu pada peningkatan kualitas profesi. Dalam konteks tata nilai ini, Profesional dimaknai bahwa aparat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia diaharapkan mampu menjadi aparat yang bekerja keras untuk mencapai tujuan organisasi melalui penguasaan bidang tugasnya, menjunjung tinggi etika dan integritas profesi, sehingga mampu menjadi problem solver bagi permasalahan di Kementerian Hukum dan HAM dan mampu menjadi aparatur sipil yang unggul dan berkelas dunia;
    2. Akuntabel : Segala sesuatunya dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dimana pertanggungjawaban tersebut berkaitan dengan sumber/input proses yang dilakukan dan hasil/output yang didapatkan. Dalam konteks ini seluruh aparatur Kementerian Hukum dan HAM harus dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku;
    3. Sinergi : suatu bentuk dari sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimum. Ada beberapa syarat utama penciptaan sinergi yakni kepercayaan, komunikasi yang efektif, feedback yang cepat, dan kreativitas. Sinergi dalam tata nilai PASTI ini menggambarkan komitmen untuk membangun dan memastikan hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan untuk menemukan dan melaksanakan solusi terbaik, bermanfaat dan berkualitas antar jajaran Kementerian Hukum dan HAM dan dengan insititusi terkait;
    4. Transparan : adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Transparan dalam tata nilai ini dimaknai bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjamin akses atau kebebasan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan, yakni informasi tentang kebijakan, proses pembuatan dan pelaksanaannya, serta hasil-hasil yang dicapai;
    5. Inovatif : usaha seseorang dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya. Seluruh aparatur Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia harus mampu inovatif sehingga mendukungkreativitas dan mengembangkan inisiatif untuk selalu melakukan pembaharuan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya.

 

 

Nilai-Nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, HArmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif)

 

              Berorientasi Pelayanan

              *Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

              *Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

              *Ramah,cekatan, solutif, dan dapat diandalkan

              *Melakukan perbaikan tiada henti

 

             Akuntabel

             *Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi

             *Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien

             *Tidak menyalagunakan kewenangan jabatan
               Kompeten

             *Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah *Membantu orang lain belajarMelaksanakan tugas dengan kualitas terbaik

 

             Harmonis

             *Menghhargai setiap orang apapun latar belakangnya

             *Suka menolong orang lain

             *Membangun lingkungan kerja yang kondusif

 

            Loyal

            *Memegang teguh ideologi pancasila dan undang undang dasar negara Republik Indonesia ahun 1945

            *Setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah

            *Menjaga nama baik ASN, Pimpinan, instansi dan Negara, serta menjaga rahsia jabatan dan negara

 

            Adaptif

            *Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan

            *Terus berinovasi dan mengembang kreatifitas

            *Berrtindak proaktif

 

           Kolabooratif

           *Memberi Kesempatan kepda berbagai pihak untuk berkontribusi 

           *Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah 

           *Menggerakan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama

Cetak